Menkominfo Jelaskan Informasi Keliru Tentang Kartu Prabayar.

Menkominfo Jelaskan Informasi Keliru Tentang Kartu Prabayar.

 Jakarta – Beredarnya informasi keliru soal Registrasi ulang kartu pra-bayar menjadi polemik dan konradiksi kuat di masyarakat. Isinya menyebutkan bahwa registrasi ulang tersebut tidak boleh lewat akhir bulan ini (31/10).

Sejumlah konsekuensi menanti para pengguna telepon genggam apabila tidak meregistrasi kartu sim prabayar mereka. Termasuk diantaranya tidak bisa melakukan panggilan keluar.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara tidak membantah soal konsekuensi tersebut, namun dia menepis informasi keliru yang beredar di masyarakat.

”Bukan terakhir besok (hari ini). Mulai besok diwajibkan. Setiap penjualan yang baru maupun yang lama,” terang dia ketika diwawancarai usai rapat terbatas (ratas) tingkat menteri di kantor Kementerian Koordinator Bidang Poltik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) kemarin.

Rudiantara menegaskan kembali, batas akhir registrasi ulang kartu sim prabayar akhir Februari tahun depan. ”Kalau belum registrasi juga itu diblok. Tidak bisa out going, tidak bisa telepon,” ungkap dia.

Sanksi berikutnya diberikan secara bertahap apabila kartu sim prabayar tidak kunjung diregistrasi ulang. Mulai tidak bisa terima telepon dan pesan sampai diblokir secara keseluruhan.

Sehingga tidak bisa digunakan sama sekali. Termasuk paket data dalam kartu sim prabayar tersebut.

Categories: Ekonomi, Nasional

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*